Langsung ke konten utama

Postingan

Katanya, 'Tunangan Aja Dulu, Biar Nggak Digrebek Warga'

https://www.sfgate.com/technology/businessinsider/article/A-psychologist-says-you-shouldn-t-avoid-talking-12731127.php Beberapa saat lalu, keluarga saya diribetkan dengan acara tunangan seorang remaja tanggung yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Nampak ribet mungkin karena acaranya dadakan, kemudian yang diperlukan pun bermacam-macam, dan yang mengadakan hajat banyak maunya. Sungguh menggegerkan. Dia, si penyelenggara hajat dan pacarnya tiba-tiba ingin tunangan, padahal usut punya usut, mereka berdua belum pernah mempertemukan kedua belah keluarga untuk sekadar dikenalkan. Buat saya sih lucu ya, kenal dengan keluarga inti saja belum kok langsung minta tunangan. Tapi ya sudahlah ya, namanya juga niat baik, diselenggarakan saja. Iseng-iseng campur kepo, saya bertanya kenapa buru-buru minta tunangan, nggak ada angin nggak ada hujan kok buru-buru sekali. Ternyata, kedua sejoli itu sedang membangun bisnis berdua dan mengharuskan mereka kemana-mana harus berdua. D...

Perempuan Berpendidikan Tinggi dan Memiliki Gaji Besar. Berkah atau Ancaman?

https://thefreewoman.com/finding-way-life-graduation/unsplash-image-brooke/ 2018 sudah bukan lagi zaman siti nurbaya, di mana gadis umur belasan sudah dipersunting dengan lelaki yang bahkan lebih cocok jadi bapak ketimbang suaminya. 2018 sudah bukan lagi zamannya R.A. Kartini, di mana perempuan dilarang bersekolah bahkan keluar dari rumah. 2018 adalah era di mana perempuan bisa ikut menyuarakan haknya, zaman di mana perempuan berhak memiliki pendidikan dan pekerjaan yang baik, kehidupan layak dan dan masa depan cerah. Kenapa tiba-tiba saya jadi ingin membicarakan perihal pendidikan dan pekerjaan wanita? Padahal sebelumnya saya pernah menulis tentang tema yang sama saat saya jadi penulis lepas di sebuah media online . klik di sini! Awalnya saya hanya sekadar ingin berbagi sebuah kutipan dari artikel yang pernah saya tulis di media daring tersebut di status whatsapp saya.  tulisan yang saya share Tak lama setelah saya posting gambar tersebut, seorang teman menimpali...

Backpacker yang Pakai Koper

Bandung. Sebuah kota dimana saya selalu bermimpi untuk bisa menjadi bagian dari segala keramaian dan lalu lalangnya. “Kalau besok lulus, aku mau kerja di Bandung aja.” –kata saya 4 tahun lalu, dan hingga kini masih terus saya usahakan. Kenapa Bandung? Entah. Saya pun tidak tahu kenapa sebegitu jatuh hati dengan kota ini. Sebelumnya pun saya tidak punya kisah romantis dengan lelaki asal Bandung. Namun di benak saya, Bandung itu adem, pusat belanja, dan kaya akan sejarah. Pokoknya saya ingin beranjak dewasa bersama kota Bandung.   Punya tekad untuk bisa ke Bandung yaitu setelah melihat sahabat saya, Lajeng Padmaratri melancong ke Bandung bersama teman-teman SMA-nya naik kereta. Iri dong saya, makanya saya mengajak Lajeng untuk mau mengantar saya keliling Bandung. Lajeng sih iya-iya saja. Singkat cerita, saya dan Lajeng merencanakan liburan dua hari semalam ini selama 4 bulan lamanya. Beberapa orang mungkin akan menganggap kami berlebihan karena perlu merencanakan p...

Dear Perempuan, Berkeinginan Bekerja Sebelum Menikah Itu Bukan Dosa

“Perempuan itu nggak perlu kerja. Selesai sekolah yaudah nikah aja. Lagipula pada akhirnya juga dinafkahi suami.” Celoteh seperti ini, sudah kerap penulis dengar. Miris, namun ada benarnya juga.  Stigma bahwa perempuan memang nggak perlu susah-susah kerja, toh nanti akan menjadi tanggungan suami memang tidak sepenuhnya salah. Setelah menikah, perempuan memang akan diberi nafkah oleh suami. Namun bukan berarti perempuan yang ingin bekerja sebelum bahkan selepas menikah itu lantas dilarang keras. Perempuan ‘zaman now’ bukan lagi perempuan yang bisa diremehkan. Banyak profesi ringan hingga berat yang sudah diisi oleh perempuan. Mulai dari supir busway , pengemudi ojek online , sampai menteri dan juga presiden. Bisa dibilang, posisi perempuan kini tak selalu ada di bawah ketiak lelaki.  Berbeda dengan zaman penjajahan, dimana perempuan belia berkisar belasan tahun wajib sudah menikah dan tidak boleh bersekolah. Perempuanyang hidup di zaman sekarang dibebaskan be...